Kemarau, Benih Ikan Banyak yang Mati

nila

benih ikan nila

KLATEN (KRjogja.com)– Petani ikan di Desa Nganjat, Kecamatan Polanharjo, Klaten dipusingkan atas matinya ribuan benih ikan nila hasil budidaya mereka. Matinya benih ikan secara massal ini akibat tak kuat menahan suhu cuaca dampak musim kemarau.Desa Nganjat merupakan salah satu desa wisata di kawasan minapolitan Kalungharjo (Karanganom, Tulung, Polanharjo). Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sendiri telah mencanangkan Desa Nganjat sebagai Kampung Nila.

Setidaknya ada 5 hektare lahan pertanian tak produktif, disulap menjadi kawasan budidaya ikan nila merah yang terdiri dari sentra pembesaran dan pembibitan. Rata-rata hasil produksi mencapai 5 ton/kolam. Sementara memasuki musim kemarau tahun ini, petani ikan di kawasan itu mulai mengeluhkan penurunan hasil produksi. Sebab, dalam sebulan terakhir ribuan benih ikan nila mati secara massal akibat cuaca yang tak menentu.

“Musim kemarau saat ini, kalau siang panas. Sedangkan saat malam sangat dingin. Hal ini berpengaruh pada kondisi air. Sehingga benih ikan banyak yang mati karena tak kuat beradaptasi,” ujar Supriyadi (63), petani ikan Desa Nganjat.

Dikatakan, dari tebaran di kolam pembenihan sebanyak 150 benih ikan, rata-rata 30% mengalami kematian secara massal. Benih ikan yang mati rata-rata berusia 35 hari. Sedangkan ikan dewasa di kolam pembesaran cenderung mampu bertahan terhadap kondisi cuaca.(M-7)

Untuk informasi pemesanan benih atau bibit ikan air tawar dengan harga murah, silahkan hubungi kontak kami  atau datang langsung ke lokasi pembibitan Jl Palagan Tentara Pelajar KM 12 RT 03/ RW 22 Donoharjo Ngaglik Sleman 55581. Induk dan benih ikan air tawar berkualitas yang kami jual dan kirim, akan sampai ke tujuan di tempat anda.

KONTAK BUDI FISH FARM

TLP : 085228860499 / 085799026760

WA : 087832499416

PIN BB : 7EBDF5FC

 Jangan lupa mampir di kolam budidaya ikan air tawar kami.

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply