Budidaya Ikan lewat Minapadi

benih nila-4

benih ikan air tawar

RADAR JOGJA, SLEMAN– Memelihara ikan dengan sistem minapadi ternyata lebih menguntungkan petani. Ikan dipelihara bukan di dalam kolam, melainkan di sawah. Karena itulah, sukses dengan ikan nila, petani Kelompok Mina Muda di Dusun Samberembe, Candibinangun, Pakem mencoba membudidayakan udang galah.

Bupati Sleman Sri Purnomo yang hadir menebar benih udang galah kemarin (28/4), cukup terkesan dengan inovasi petani setempat. “Ini bisa jadi unggulan. Dan meningkatkan kebutuhan kuota ikan konsumsi di DIJ serta keberagaman produk,” ujarnya.

Jika program itu berhasil, Sri mendorong petani ikan di daerah lain turut melakukan budidaya udang galah. Untuk menambah penghasilan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani.

yog-bupati-dan-wakil-gubern

budidaya ikan air tawar

Wakil Ketua Kelompok Tani Mina Muda Maniso mengungkapkan, petani menggeluti minapadi di lahan 1 hektar. Untuk area padi sekitar 5.500 meter persegi. Sejak 2010, ada beberapa jenis ikan yang ditebar, di antaranya lele, emas, dan koi. Varietas padinya pun beragam. “Hasil panen padi sangat bagus. Panen ikan pun bisa dua hingga tiga kali lipat dibanding budidaya di kolam,”,” ungkapnya.

Hasil panen tiap varietas berbeda per hektarnya. Untuk Ciherang, rata-rata 11,23 ton gabah kering panen (GKP), sedangkan Mandala 12,01 ton GKP, dan IR 64 Super 11,64 ton GKP. Pertumbuhan padi bisa bagus karena minim serangan hama tikus. Itu lantaran di sekeliling sawah terdapat parit berisi genangan air. “Karena bagus untuk ikan, kami coba budidaya udang galah,” ucapnya.

Maniso mengaku pernah mencoba hal serupa tapi gagal. Hasil tak optimal. Selain ada hewan predator, system pengairan kurang bagus. Karena itu, Maniso berharap kepada bupati agar kedepan dibantu perbaikan sistem irigasi. Kelompok Mina Muda mencoba kembali setelah mendapat bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan RI. Disebut program ugadi, yakni udang galah padi.

Kasubdit Budidaya Air Tawar, Kementerian Kelautan dan Perikanan Rahma Farida membenarkan bahwa ugadi membutuhkan oksigen yang baik dalam air. Menurut dia, udang bisa tumbuh sehat jika air selalu mengalir dan di permukaan tanah setinggi 0-700 meter di atas permukaan laut. “Program ini ada bantuan berupa benih dan pakan,” ungkapnya.

Selain air, Farida mengingatkan udang bersifat kanibal. Jadi, jika petani terlambat memberi pakan, panen tak akan maksimal karena udang saling memakan di antara sesama. Pemberian pakan pun harus diperhatikan, per setengah hektar butuh 1,2 ton, di mana tiap 1 meter persegi lahan maksimal ditebar 10 ekor.

Farida optimistis jika ugadi berhasil, nilai panen lebih tinggi dari ikan. Menurut dia, ugadi per hektar lahan bisa mencapai Rp 60 juta, sedangkan ikan hanya sekitar Rp 33 juta. “Kami akan kontrol hasilnya, setidaknya tiga bulan lagi saat masa panen,” katanya.

kirim benih ikan bandara-7

kirim benih ikan via udara

Untuk informasi pemesanan benih atau bibit ikan air tawar dengan harga murah, silahkan hubungi kontak kami  atau datang langsung ke lokasi pembibitan Jl Palagan Tentara Pelajar KM 12 RT 03/ RW 22 Donoharjo Ngaglik Sleman 55581. Induk dan benih ikan air tawar berkualitas yang kami jual dan kirim, akan sampai ke tujuan di tempat anda.

KONTAK BUDI FISH FARM

TLP : 085228860499 / 085799026760

WA : 087832499416

PIN BB : 7EBDF5FC

You can leave a response, or trackback from your own site.

Leave a Reply